kb1_1

0
  • Rabu, 25 April 2012


  • .:FISIKA















    .:
    KEGIATAN BELAJAR 1

    Pembiasan Cahaya

    >>Pada akhir kegiatan, diharapkan Anda dapat :
     

    1

    2.

    3.



    4.





    5.





    6.

    mendefinisikan pengertian pembiasan cahaya dengan benar;

    membedakan pengertian indeks bias mutlak dan indeks bias relatif;

    menentukan cepat rambat cahaya dalam suatu medium yang indeks bias mutlaknya diketahui;

    menentukan indeks bias relatif antara dua medium atau besaran lainnya ketika cahaya memasuki bidang batas dua medium tersebut bila disajikan data yang dibutuhkan;

    menentukan kedalaman semu atau besaran lainnya pada peristiwa pembiasan cahaya yang datang dari dalam air ke udara bila disajikan data secukupnya; dan

    menentukan sudut batas (sudut kritis) suatu bahan bila disediakan data yang dibutuhkan.

    Apakah Pembiasan Cahaya Itu? | Hukum Snellius Pada Pembiasan | Medium Optik Kurang Rapat dan Medium Optik Lebih Rapat | Pembiasan dan Warna Cahaya | Pemendekan Semu Akibat Pembiasan | Pemanjangan Semu Akibat Pembiasan | Pemantulan Total | Tugas 1

    KEGIATAN BELAJAR 2
    | KEGIATAN BELAJAR 3 | Home


    C. Medium Optik Kurang Rapat dan Medium Optik Lebih Rapat



    Di samping menunjukkan perbandingan cepat rambat cahaya di dalam suatu medium, indeks bias juga menunjukkan kerapatan optik suatu medium. Semakin besar indeks bias suatu medium berarti semakin besar kerapatan optik medium tersebut.

    Di samping itu, diketahui pula bahwa cahaya merambat lebih cepat pada medium yang kerapatan optiknya kecil. Jadi, dengan melihat data pada tabel 2 di atas, kaca merupakan medium optik lebih rapat bila dibandingkan air, sedangkan udara merupakan medium kurang rapat bila dibandingkan kaca dan air. Cobalah Anda bandingkan kerapatan optik antara medium yang satu terhadap medium yang lain yang ada pada tabel 2.



    Bila cahaya merambat dari medium kurang rapat ke medium yang lebih rapat, cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal, sebaliknya bila cahaya merambat dari medium lebih rapat ke medium kurang rapat akan dibiaskan menjauhi garis normal seperti diperlihatkan gambar 4.

     






    (a)


    (b)

    Gambar 4.

    (a) Cahaya dibiaskan mendekati garis normal.

    (b) Cahaya dibiaskan menjauhi garis normal.



    Apakah Pembiasan Cahaya Itu? | Hukum Snellius Pada Pembiasan | Medium Optik Kurang Rapat dan Medium Optik Lebih Rapat | Pembiasan dan Warna Cahaya | Pemendekan Semu Akibat Pembiasan | Pemanjangan Semu Akibat Pembiasan | Pemantulan Total | Tugas 1

    KEGIATAN BELAJAR 2
    | KEGIATAN BELAJAR 3 | Home
    PUSTEKKOM@2005




    kb1_1

    0
  • .:FISIKA















    .:
    KEGIATAN BELAJAR 1

    Pembiasan Cahaya
    >>Pada akhir kegiatan, diharapkan Anda dapat :
    1

    2.

    3.



    4.





    5.





    6.
    mendefinisikan pengertian pembiasan cahaya dengan benar;

    membedakan pengertian indeks bias mutlak dan indeks bias relatif;

    menentukan cepat rambat cahaya dalam suatu medium yang indeks bias mutlaknya diketahui;

    menentukan indeks bias relatif antara dua medium atau besaran lainnya ketika cahaya memasuki bidang batas dua medium tersebut bila disajikan data yang dibutuhkan;

    menentukan kedalaman semu atau besaran lainnya pada peristiwa pembiasan cahaya yang datang dari dalam air ke udara bila disajikan data secukupnya; dan

    menentukan sudut batas (sudut kritis) suatu bahan bila disediakan data yang dibutuhkan.

    A. Apakah Pembiasan Cahaya Itu?



    Pembiasan cahaya berarti pembelokan arah rambat cahaya saat melewati bidang batas dua medium bening yang berbeda indeks biasnya.

    Hal ini sudah Anda pelajari saat di SMP dulu, namun pada modul ini pembiasan cahaya akan dibahas lebih mendalam. Pembiasan cahaya mempengaruhi penglihatan kita. Sebatang tongkat yang sebagiannya tercelup di dalam kolam berisi air dan bening akan terlihat patah.


    Apakah Pembiasan Cahaya Itu? | Hukum Snellius Pada Pembiasan | Medium Optik Kurang Rapat dan Medium Optik Lebih Rapat | Pembiasan dan Warna Cahaya | Pemendekan Semu Akibat Pembiasan | Pemanjangan Semu Akibat Pembiasan | Pemantulan Total | Tugas 1

    KEGIATAN BELAJAR 2
    | KEGIATAN BELAJAR 3 | Home
    PUSTEKKOM@2005



    DPR: Renumerasi Gagal Perbaiki Moral PNS!

    0
  • Sabtu, 25 Februari 2012
  • AKARTA, KOMPAS.com - Kembali terungkapnya dugaan tindak pidana penggelapan pajak membuktikan, bahwa renumerasi belum mampu memperbaiki mental moral dan produktifitas Pegawai Negeri Sipil (PNS). Padahal, program renumerasi pertama kali dilakukan di Indonesia pada 2007 di Direktorat Jenderal Pajak.

    Ternyata "Alien" Sudah di Bumi Membaur dengan Manusia

    0
  • LONDON, KOMPAS.com — Ilmuwan Bulgaria menyatakan, alien atau makhluk luar angkasa sudah ada di bumi di antara kita. Mereka bahkan mengklaim sudah membuat kontak dengan makhluk cerdas di luar bumi itu.

    Rumput Ini Berumur 200.000 Tahun

    0
  • Jumat, 24 Februari 2012
  • VIVAnews -  Sekelompok rumput  di Laut Mediterania diperkirakan menjadi spesies paling tua di dunia. Ilmuwan asal Australia menduga rumput-rumput ini berumur 200.000 tahun.

    Tanaman Berusia 30 Ribu Tahun Dihidupkan Lagi

    0
  • VIVAnews - Terkubur selama 30.000 tahun di tundra atau padang rumput beku Siberia, ilmuwan Rusia berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga kecil dan kurus.  Sebuah pembudidayaan tanaman dari jaringan kuno paling tua di dunia.

    Hutan Berusia 298 Juta Tahun Ditemukan Utuh Hutan ini ditemukan terkubur abu hasil erupsi gunung berapi.

    0
  • VIVAnews - Sejumlah ilmuwan Amerika dan China tercengang dengan apa yang mereka  temukan di bawah tambang batubara dekat Wuda, Mongolia Dalam, China. Sebuah hutan yang diperkirakan berumur 298 juta tahun ditemukan terkubur dalam keadaan utuh.

    Ashanty: Jelang Tunangan Makin Banyak Cobaan

    0
  • Jumat, 17 Februari 2012
  • Kapanlagi.com - Seperti pasangan yang lain, Anang dan Ashanty merasa mendapatkan banyak cobaan menjelang acara lamaran dan pernikahannya. Namun diyakini mereka, jika persoalan itu dapat dilalui secara baik, maka akan lancar segalanya.

    Badai Matahari 2013, Bumi Menuju Kekacauan

    0
  • TEMPO Interaktif, Moskow - Ramalan yang menakutkan belum lama ini dipublikasikan para ahli luar angkasa dari Badan Luar Angkasa (NASA). Menurut para astronomer Amerika, setelah tidur selama bertahun-tahun, matahari akan bangun pada 2013. Bumi pun akan terancam dengan dampak bangunnya matahari. Badai matahari tersebut bisa merusak satelit komunikasi. Akibatnya, Bumi tinggal menanti terjadinya kekacauan.

    FPI Lahir Setelah Reformasi Bergulir

    0
  • TEMPO.CO, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) cenderung identik dengan kekerasan. Akibatnya, muncul penolakan di berbagai daerah. Paling anyar, penolakan warga Dayak di Palangkaraya, Kalimantan Tengah atas niat pendirian cabang FPI Kalimantan Tengah, Sabtu 11 Februari 2012. Bagaimana awal mula berdirinya FPI pimpinan Rizieq Syihab?

    Ketua FPI Habib Rizieq Bantah Dikepung di Pesawat

    0
  • TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, membantah ikut dalam rombongan FPI yang dikepung ratusan massa Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah.

    Rizieq: FPI Tetap Akan Didirikan di Kalteng

    0
  • TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Habib Rizieq Syihab menegaskan bahwa Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) tetap akan didirikan di Kalimantan Tengah (Kalteng).

    Warga Dayak Tolak Ketua FPI Habib Rizieq

    0
  • TEMPO.CO, Palangkaraya - Kedatangan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dan rombongan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu ini, 11 Februari 2012, dihadang sekitar 800 orang dari Suku Dayak di Bandara Udara Cilik Riwut Palangkaraya. Massa sejak pagi hari sudah berkumpul di semua sudut ruang bandara dengan memakai ikat kepala merah dan ada juga yang membawa senjata tradisional seperti tombak dan mandau.

    Alasan Warga Dayak Tolak FPI

    0
  • TEMPO.CO, Palangkaraya-Rencana pendirian Front Pembela Islam (FPI) di Provinsi Kalimantan Tengah ditolak sejumlah organisasi massa dan warga Suku Dayak. Mereka menilai, FPI adalah organisasi massa yang identik dengan kekerasan sehingga tidak sesuai dengan budaya suku Dayak yaitu huma betang yang mempunyai makna kebersamaan dalam keragaman.

    Kapolri Persilakan Unjuk Rasa Anti FPI

    0
  • Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo mempersilakan masyarakat untuk menggelar aksi unjuk rasa menentang keberadaan Front Pembela Islam (FPI) selama dilakukan dengan cara yang memenuhi ketentutan.
    "Demo boleh, sekali lagi bagian dari pada aspirasi, tapi sekali lagi tetap menjaga wilayah, memenuhi aturan, kemudian dikomunikasikan dengan wilayah," kata Kapolri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

    FPI Dinilai Lecehkan Warga Dayak

    0
  • REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA - Pernyataan pengurus Front Pembela Islam (FPI) di beberapa media massa dinilai sudah melecehkan warga Dayak dengan menyebarkan fitnah yang tidak mendasar tanpa bukti nyata.
    "Kami merasa itu fitnah yang sudah sangat keterlaluan, sebab tanpa bukti yang jelas mereka telah menghina, menghujat, dan menjelek-jelekan Suku Dayak serta mencoba melarikan masalah ke arah memecah belah persaudaran antarumat beragama di Kalteng," kata Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (GPDI) Kalimantan Tengah (Kalteng), Yansen Binti di Palangka Raya, Rabu (15/2).

    Lima Pernyataan Sikap Terhadap Penolakan FPI

    0
  • Palangka Raya (ANTARA)- Dari hasil rapat pimpinan agama, pimpinan organisasi masyarakat (Ormas), dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalteng, ditetapkan lima pernyataan terhadap penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) di Kalimantan Tengah (Kalteng).

    Datangi Kemenag, Habib Rizieq Jelaskan Perjuangan Organisasinya

    0
  • Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Jumat siang (17/2) bersama rombongan mendatangani kantor Kementerian Agama di Jalan Lapangan Banteng, dan diterima Menteri Agama Suryadharma Ali dan Sekjennya Bahrul Hayat di lantai dua kantor kementerian tersebut.
    Kedatangannya, menurut Habib yang tampil dengan pakaian khas sorban putih dimaksudkan untuk menyampaikan perjuangan organisasi tersebut, yaitu menuntut keadilan dan pemberantasan korupsi. Termasuk perubahan paradigma yang terjadi pada organisasi Islam tersebut.

    Tokoh Masyarakat Lintas Agama Sepakat Tolak FPI

    0
  • Palangka Raya (ANTARA) - Berbagai tokoh masyarakat lintas agama, suku dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) se Kalteng serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kalteng, sepakat menolak pelantikan Front Pembela Islam (FPI) di provinsi tersebut.
    "Penolakan pelantikan FPI tidak ada kaitannya dengan agama dan suku, Kata Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Achmad Diran ketika membacakan pernyataan sikap para tokoh di Palangka Raya, Senin.

    Kalteng Tolak FPI

    0
  • REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Salah satu tokoh Dayak di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang juga sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng MH Rizal menegaskan, Kalteng tidak membutuhkan Front Pembela Islam (FPI).

    Tolak FPI, Ribuan Massa Kepung Bandara Tjilik Riwut

    0
  • REPUBLIKA.CO.ID, PALNGKARAYA--Ribuan masyarakat Suku Dayak melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran Besar yang menyatakan secara tegas menolak keberadaan Front Pembela Islam (FPI) berada di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

    Warga Dayak Tolak Kehadiran FPI

    0
  • REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA - Ribuan masyarakat Suku Dayak melakukan aksi unjuk rasa di bundaran besar, Sabtu (11/2). Mereka menyatakan secara tegas menolak keberadaan Front Pembela Islam (FPI) berada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
    Aksi unjuk rasa itu tidak hanya berlangsung di bundaran besar, tapi juga di bandara Tjilik Riwut dengan tujuan menolak kehadiran pendiri FPI Habib Rizieq yang akan mengadakan tablig akbar di daerah tersebut.

    Tokoh Adat: Warga Dayak Tak Tolak FPI

    0
  • INILAH.COM, Jakarta - Meski telah mendapat penolakan, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap ngotot mendirikan FPI di Kalimantan Tengah.

    "FPI akan tetap didirikan di seluruh wialayah NKRI. Bukan kami yang ingin mendirikan FPI, tapi masyarakat yang meminta," ujar Rizieq Shihab di Mabes Polri, Senin (13/2/2012).

    Mega dan JK Dukung Pembubaran Ormas Bermasalah

    0
  • TEMPO.CO, Jakarta -Mantan Presiden Megawati Sukarnoputri dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung rencana pemerintah membubarkan organisasi massa bermasalah. "Negara kita negara Pancasila dan ada aturan hukum,” kata Megawati usai menghadiri peluncuran buku »Megawati, Anak Putra Sang Fajar” di Jakarta, Kamis, 16 Februari 2012.

    FPI Laporkan Gubernur dan Kapolda Kalteng

    0
  • Liputan6.com, Jakarta: Sejumlah pejabat Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta. Kedatangan mereka untuk melaporkan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Teras Narang dan Kapolda Kalteng Brigjen Pol Damianus Zacky, serta para penggerak massa preman anarkis Yansen Binti,  Lukas Tingkes, dan Sabran.

    Wah, Osama Bin Laden Ngefans Whitney Houston!

    0
  • Rasanya sudah sangat lumrah jika seorang diva seperti Whitney Houston punya banyak fans pria. Namun fans yang satu ini cukup istimewa, karena dia adalah Osama Bin Laden!
    Sejak ditemukan tewas akhir minggu lalu, berbagai detil mengenai kehidupan Whitney terkuak. Salah satunya adalah cerita yang dibeberkan oleh Kola Boof, seorang penulis asal Sudan, yang juga hidup bersama Bin Laden sebagai salah seorang istrinya.

    Mabes Polri: FPI Jangan Paksakan Kehendak

    0
  • REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Forum Pembela Islam (FPI) melaporkan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustinus Teras Narang; Kapolda Kalimantan Tengah, Brigjen Damianus Zacky; dan tiga orang lainnya yaitu Yansen Binti, Lukas Tingkes dan Sabran. FPI melaporkan mereka ke Mabes Polri pada Senin (13/2).

    FPI Tegaskan Kejadian di Kalteng Tidak Libatkan Warga Dayak

    0
  • Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat melaporkan kejadian yang diterima FPI sewaktu mengunjungi Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada pihak Mabes Polri, Habib Rizieq menegaskan yang melakukan aksi premanisme pada FPI bukanlah masyarakat Dayak.

    Indonesia Tanpa Ormas Pengacau

    0
  • Ramai-ramai menolak Front Pembela Islam (FPI) di Kalimantan Tengah membuat Kementerian Dalam Negeri mendorong perubahan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

    Ratusan Anggota FPI Geruduk Mabes Polri

    0
  • Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan anggota FPI mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang terkait aksi pengepungan beberapa petinggi organisasi tersebut oleh sekelompok orang yang terjadi pada Sabtu (11/02/2012) kemarin.
    Pantauan Tribunnews.com, beberapa orang perwakilan dari FPI sudah masuk ke dalam untuk menyampaikan laporannya.

    FPI Pagi Ini Laporkan Gubernur Kalteng ke Mabes Polri

    0
  • TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Front Pembela Islam (FPI) pagi ini, Senin (13/02/2012) akan menyambangi Mabes Polri. FPI akan melaporkan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang terkait aksi yang terjadi pada Sabtu (11/02/2012). Hal ini disampaikan oleh salah satu pimpinan FPI, Munarman SH, kepada tribun.

    Kapolri Dukung Kebijakan Gubernur Kalteng Soal FPI

    0
  • Laporan Wartawan Tribunnews.com Andri Malau
    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Timur Pradopo mendukung kebijakan Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, dan Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Damianus Jackie. Kebijakan Gubernur dan Kapolda Kalteng yang memulangkan empat pengurus Front Pembela Islam (FPI), justru ditujukan untuk meredam suasana di wilayah tersebut. Apalagi, warga adat sejak awal telah menolak kehadiran FPI di Kalteng.

    Kapolri Jawab Tudingan FPI

    0
  • Liputan6.com, Jakarta: Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Pol. Timur Pradopo menyatakan tindakan polisi di Kalimantan Tengah terkait unjuk rasa menolak kehadiran organisasi kemasyarakatan atau ormas Front Pembela Islam (FPI) dalam upaya mencegah agar wilayah tersebut tetap kondusif.

    Kemdikbud Akui RSBI Ciptakan Kasta

    0
  • JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan Suyanto tak menampik kritikan keras berbagai pihak yang menilai bahwa keberadaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) menciptakan kastanisasi di dunia pendidikan. Kritikan ini dilayangkan karena mahalnya biaya masuk sekolah berlabel RSBI, yang hanya mampu dijangkau kalangan mampu.

    Banyak Pengawas Sekolah Diminta Perpanjang BUP

    0
  • MAGELANG- Ketua Pengurus Besar (PB) PGRI Dr H Sulistiyo mengaku memperoleh beberapa pengaduan berkaitan dengan masa kerja pengawas sekolah. Bahkan saat ini ada beberapa daerah di Jawa Tengah yang meminta pengawas sekolah yang sudah berusia 56 tahun diminta mengajukan perpanjangan batas usia pensiun (BUP).

    Pada 2013, Badai Matahari Capai Puncaknya

    0
  • TEMPO.CO, Greenbelt - Badai seperti ledakan besar yang terjadi di matahari pada 9 Agustus lalu akan menjadi semakin sering meletup ketika matahari mendekati tingkat aktivitas maksimumnya pada 2013.

    Gerhana Matahari Juni 2011 Bergerak ke Masa Lampau

    0
  • TEMPO.CO, Jakarta - Gerhana matahari sebagian segera menyambangi bumi pada Kamis, 2 Juni 2011. Fenomena yang berlangsung selama tiga setengah jam ini sangat unik karena dimulai pada hari Kamis, namun berakhir di hari Rabu, sehari sebelumnya.

    Seleksi Sertifikasi Guru Diperketat

    0
  • Selasa, 24 Januari 2012

  • JAKARTA, KOMPAS.com -- Pelaksanaan sertifikasi guru harus benar-benar untuk mewujudkan guru-guru Indonesia yang profesional dan memiliki kompetensi. Untuk itu, seleksi peserta sertifikasi guru mulai tahun 2012 semakin diperketat.

    SYARAT-SYARAT POLIGAMI

    0
  • Oleh: Fakhruzzaini, S.HI   
    Secara objektif, poligami sudah dilakukan umat terdahulu sebelum Islam datang. Poligami berasal dari bahasa Yunani, Polu artinya “banyak”, dan Gamein artinya “kawin”. Di Indonesia dikenal dengan nama “permaduan”. Raja-raja di Jawa pada zaman dahulu sudah biasa memakai cara “garwa padmi” (permaysuri resmi), dan “garwa selir” (istri ampean) yang jumlahnya tidak terbatas, menurut keperluan. Dan merupakan suatu kehormatan bagi seorang perempuan jika dapat diambil menjadi “garwa selir” oleh Raja atau Pangeran.

    Dewan Pendidikan Harus Jamin Kesejahteraan Pedagogis Peserta Didik

    0
  • Rabu, 18 Januari 2012
  •  Lampung Tengah (Dikdas): Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah memiliki dua peran utama, yaitu alignment dan mainstreaming. Peran alignment yaitu penyelarasan langkah antara Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dengan kebijakan nasional. Sementara peran mainstreaming yakni menjadikan kebijakan sebagai program yang meluas ke seluruh Indonesia.

    Segera Revisi Konsep RSBI

    0
  • SURABAYA, KOMPAS.com - Konsep rintisan sekolah bertaraf internasional harus segera direvisi. Langkah ini harus dilakukan setelah pemerintah melakukan evaluasi, ternyata dari 1.305 RSBI, tak satu pun yang layak dikembangkan menjadi sekolah bertaraf internasional.
    ”Keinginannya bagus, untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Namun, konsep RSBI mungkin keliru karena ternyata lebih banyak sisi negatifnya,” kata Ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur Zainuddin Maliki di Surabaya, Kamis (5/1).

    RSBI Tidak Layak Dilanjutkan

    0
  • JAKARTA, KOMPAS.com — Kebijakan rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) gagal meningkatkan mutu pendidikan nasional. Program tersebut justru memperburuk kondisi pendidikan nasional.

    Eksistensi RSBI Digugat ke Mahkamah Konstitusi

    0
  • JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan orang yang tergabung dalam Koalisi Anti Komersialisasi Pendidikan (KAKP) mendatangi dan menggelar aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (28/11/2011). Dalam aksinya, KAKP mendesak MK mengeluarkan provisi agar kegiatan sekolah RSBI di seluruh Indonesia dihentikan sampai ada putusan final dan mengikat.

    Kemdikbud Harus Evaluasi RSBI

    0
  • JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan Musliar Kasim menjanjikan akan melakukan evaluasi terhadap keluhan terkait sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Khususnya, persoalan yang diadukan Forum Komunikasi Orangtua Murid (FKOTM) SDN RSBI Rawamangun 12 Pagi, Rabu (4/1/2012). Sejumlah orangtua siswa sekolah tersebut menemuinya untuk menyampaikan berbagai persoalan. Mereka juga menuntut agar Kemdikbud mencabut status RSBI pada sekolah itu.

    Nuh Pastikan Nilai UN Jadi Syarat Masuk PTN

    0
  • JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memastikan bahwa nilai ujian nasional (UN) akan menjadi salah satu syarat untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Ia menjelaskan, ide menjadikan nilai UN sebagai prasyarat masuk PTN terinspirasi dari digunakannya nilai UN pada jenjang sebelumnya (SD dan SMP) sebagai prasyarat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.